Sabtu, 04 Mei 2013

Mengubah ahlak dengan Ibadah haji [1]

Ahlak mulaya
Agama islam adalah agama yang mengajarkan akhlak mulia, norma-norma kemanusiaan dan keadilan. Ia menanamkan pada jiwa setiap muslim, kewajiban untuk berbudi pekerti baik, bertindak dengan bijak. Jikalau kita mengamati syariat agama kita ini, dari amalan yang paling kecil hingga yang paling besar, niscaya kita akan sampai pada sebuah kesimpulan bahwa setiap ajaran yang diajarkan, bertujuan mewujudkan kemuliaan akhlak dan kesucian jiwa. Bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyatakan akan hakikat ini dengan jelas
dalam sabdanya:

إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاَق

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak-akhlak mulia.” (HR. Ahmad)

Bila kita membaca perjalanan hidup beliau, niscaya akan kita dapatkan wujud nyata dari sabda beliau ini, beliau benar-benar sebagai uswah paling bagus dalam menerapkan akhlak karimah. Sebagai seorang hamba, beliau adalah hamba Allah yang paling mulia akhlaknya, sebagai seorang pemimpin, beliau adalah pemimpin yang paling adil, bijak, dan sabar, sebagai seorang suami, beliau adalah suami yang paling baik terhadap istrinya.

Allah telah memberikan persaksian-Nya akan hal ini dengan berfirman:

وإنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيْمٍ

“Dan sungguh-sungguh engkau berbudi pekerti yang agung.” (QS. Al Qalam: 4)

Bila kita hendak menghitung satu persatu akhlak beliau, niscaya kita akan menghadapi kesulitan, oleh karena itu Aisyah memberikan gambaran yang sangat jelas akan akhlak beliau dengan mengatakan:

كَانَ خُلُقُهُ القُرْآن

“Akhlak beliau adalah Al Quran.”

Kalau kita mempelajari makna “akhlak” lebih mendalam, dengan mengumpulkan dalil-dalil Al Quran dan As Sunnah yang berhubungan dengan akhlak hasanah, maka kita akan dapatkan bahwa kata “akhlak” memiliki kandungan makna yang sangat luas. Kita akan mendapatkan penjelasan kewajiban berakhlak hasanah dengan Allah ‘azza wa jalla, berakhlak hasanah dengan sesama manusia dengan berbagai macam bentuk dan keyakinan mereka,, berakhlak hasanah dengan diri sendiri, dan berakhlak hasanah dengan makhluk lain, seperti malaikat, jin, binatang dan lain sebagainya.

Inilah hakikat agama islam, yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia, sehingga banyak dari mereka beranggapan, bahwa agama islam identik dengan kekerasan, teroris, kaku, dll. Dan untuk lebih jelasnya, mari kita renungkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut:

أَكْمَلُ المُؤْمِنِيْنَ إِيْمَاناً أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً

“Kaum mukminin yang paling sempurna imannya, adalah orang yang paling baik akhlaknya.” (HR. Ahmad, Al Hakim dll)

Apa Hubunganya Ahlak dangan Ibadah haji ? Ikuti kisah selajutnya Bi blog ini
Kamis, 11 April 2013

Antrian Haji semakin panjang

Antrean calon jamaah haji (CJH) kian panjang. Berdasar data sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat) Kementerian Agama, daftar tunggu mencapai angka dua juta lebih jamaah. Kemenag kewalahan dan batal membuat regulasi mengerem laju pendaftaran haji.

Rincian data di siskohat menunjukkan jika jumlah calon jamaah yang sudah membayar setoran awal mencapai 2.229.771 orang. Sementara dengan jumlah kuota tetap jamaah haji Indonesia 194 ribu per tahun, otomatis sisa waiting list setelah dipotong pemberangkatan haji tahun ini adalah 2.035.771 orang. Masa tunggu paling panjang ada di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan masing-masing 16 tahun.

Memang sempat ada masukan supaya Kemenag mengerem laju pendaftar haji. Bahkan, usulan paling ekstrem yaitu moratorium atau penghentian sementara pembayaran setoran awal biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

Sejauh ini, mengerem belum ada. Sebab ibadah haji merupakan hak setiap warga negara yang beragama Islam. Terlebih, Kemenag didirikan bukan menghambat masyarakat untuk menjalankan syariat agama. Justru Kemenag ada untuk mempermudah dan mengatur agar masyarakat nyaman dalam beribadah.

Sekarang, tinggal bagaimana Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag menelurkan jurus ampuh untuk mengatur soal membludaknya jumlah pendaftar haji. Misalnya menciptakan situasi bagi masyarakat yang mengantre agar legawa.

Terpenting, harus ada sistem supaya masyarakat tidak saling serobot dalam antrean. Soal uang yang sudah disetor, masyarakat harus diyakinkan jika nilainya tidak terdevaluasi atau berkurang karena lamanya masa antrean. Bunga atau nilai manfaat simpanan jamaah haji itu juga harus jelas pengelolaan dan transparan dalam pelaporan penggunaan. Lalu ada kepastian kapan berangkatnya. Ini juga penting.(pr)
Rabu, 03 April 2013

Biaya Penyelenggaraan Ibdah haji turun $ 90 USD

penyelenggaraan haji
Senin, Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI dalam rapat kerja di Jakarta, sepakat untuk menurunkan biaya penyelenggaraan haji 2013 rata-rata 90 dolar AS.
" Ini keputusan menggembirakan. Selain BPIH turun, penetapannya pun jauh lebih cepat jika dibanding tahun lalu. Tahun lalu, penetapan BPIH menjelang pemberangkatan jemaah haji. Ongkos Naik haji 2013 turun sebesar 90 dolar AS, " kata Agama Suryadharma Ali mentri agama .

Penurunan di setiap embarkasi berbeda-beda. Ada yang lebih dari 110 dolar, ada yang kurang, tapi rata-ratanya 90 dolar," kata Suryadharma Ali. Pada 2012 lalu, biaya yang dikenakan kepada calon haji senilai 3.617 dolar, turun menjadi 3.527 dolar pada tahun 2013,Penetapan BPIH adalah yang paling cepat daripada tahun-tahun kemaren.

Seperti juga pada tahun lalu, penyumbang terbesar penurunan BPIH berasal dari komponen penerbangan dan pemondokan di Makkah. Ongkos pemondokan yang dibayarkan calon haji turun dari 3.150 real menjadi 2.994 real.

Sebenarnya biaya pemondokan di Mekkah naik dari 4.300 real pada tahun lalu menjadi 4.998 real tahun ini. Tapi jemaah memperoleh tambahan peningkatan subsidi yang diambil dari dana optimalisasi, kata Suryadhama Ali.

Penambahan biaya subsidi tak akan merugikan negara, sebab tak diambil dari APBN. Subsidi, diambil dari dana optimalisasi. Subsidi bukan dari uang pemerintahan tetapi dari angsuran awal jemaah yang disetorkan ke rekening Kementerian agama. Total subsidi yang dialokasikan senilai Rp2,35 triliun.

Ketua Komisi VIII DPR, Ida Fauziyah, meminta kepada pemerintah untuk tetap melakukan peningkatan pelayanan penyelenggaraan haji 2013 seperti dalam hal katering, transportasi, akomodasi dan kesehatan.

"Selain itu, lanjut Ida, Komisi VIII juga telah menyetujui tambahan subsidi BPIH 2013 untuk keperluan jamaah haji menjadi Rp2,35 triliun. Angka ini lebih besar dari 2012 lalu sebesar Rp1,7 triliun.

Subsidi tersebut, akan digunakan untuk akomodasi di Mekkah, di Madinah, subsidi service fee, subsidi biaya pendukung operasional lain, dan subsidi safe guarding.

"Hal ini penting untuk menjamin kestabilan dan penurunan harga BPIH, dan utamanya adalah untuk kontinuitas penyelenggaraan haji 2013 yang lebih baik," tuturnya.
Rabu, 27 Maret 2013

Menag : Hati-Hati Terhadap Penipuan Haji


Jakarta(Sinhat)--Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, setiap tahun animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji makin meningkat, sehingga daftar tunggu pun makin meningkat. Akibat itu, membuat sebagian calon haji di tanah air menjadi tidak sabar.

"Pihak tertentu memfaatkan orang yang tidak sabar, sehingga muncul penipuan," kata Menag Suryadharma Ali saat memberi sambutan pada acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Agama dengan Kepolisian RI di kantor Kemenag Jalan MH Thamrin Jakarta, Selasa (19/3).

Penandatangan nota kesepahaman dilakukan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu dan Kepala Pendidikan Polri Komjen Pol Budi Gunawan disaksikan Menteri Agama Suryadharma Ali dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo yang diwakili Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Pol Fajar Prihantoro. Hadir Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Irjen Kemenag M Jasin.

Menteri Agama mengatakan, haji pada saat ini tidak hanya dilihat dari sisi ibadah, tapi merupakan bisnis yang menjanjikan. Padahal perjalanan haji berbeda dengan wisata, namun diatur oleh Undang Undang nomor 13 tahun 2008 yang menyebutkan penyelenggara haji diatur oleh Menteri Agama.
"Kalau wisata meski ada Kementerian Pariwisata tapi yang menyelenggarakan travel masing-masing. Namun untuk haji dan umrah, seluruh penyelenggara harus mempunyai ijin dari Kementerian Agama" ujar Menag

Ia juga meminta agar dilakukan penertiban penyelenggaraan ibadah umrah. Karena berbagai pihak memanfaatkan visa umrah untuk bekerja, namun setelah umrah melarikan diri, sehingga kasus over stay
muncul dari jamaah umrah yang tidak mau kembali ke tanah air. “Kerjasama ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan baik di tanah air dan di Arab Saudi khususnya kepastian keamanan," imbuh Menag.

Di tempat yang sama Kapolri mengatakan, tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji sering dihadapkan kendala dan permasalahan hukum baik di tanah air maupun di arab saudi yang merugikan jamaah yg membuat suasana haji tidak nyaman.

"Polri dan Kemenag harus komitmen sehingg masyarakat tidak dirugikan. Perlu dilakukan pencegahan guna menimbulkan efek jera,"kata Kapolri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Irwasum Polri.

Sebelumnya Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu mengatakan, kerjasama Kemenag dengan Polri sebagai perlindungan jamaah haji dan umrah dari pihak-pihak  yang tidak bertanggungjawab.

Saat ini penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang resmi berjumlah 402 penyelenggara. Dari jumlah itu, penyelenggara umrah dan haji khusus 254 penyelenggara, sedangkan penyelenggara umrah saja 148 penyelenggara. "Terdapat 11 PIHK yang melakukan pelanggaran dan dikenakan sangsi peringatan serta 3 penyelenggara yang tidak memiliki izin dan gagal memberangkatkan jamaah," ungkap Anggito.

Menurut Kasubdit  Pembinaan Haji Khusus Khoirizi, pihaknya akan menertibkan penyelenggaraan haji khusus dan umrah yang nakal. "MoU ini merupakan salah satu langkah upaya penertiban tersebut.(ks)
Rabu, 20 Maret 2013

Waktu tepat untuk umroh

umroh haji
Umrah bisa disebut sebagai wisata spiritual ke Tanah Suci dengan melakukan beberapa kegiatan. Agar umrah lancar, kenali dahulu beberapa tata cara yang harus dilakukan selama umrah.

Berkunjung ke Tanah Suci Makkah adalah impian setiap Muslim. Melihat sendiri bentuk Ka'bah dan menapaki kisah-kisah nabi jadi perjalanan yang penuh arti. Belum lagi merasakan sensasi menyentuh Masjidil Haram, sungguh akan membuat terharu. Umrah adalah perjalanan menguntungkan karena Anda bisa traveling sambil ibadah.

"Umrah bisa dibilang sebagai wisata religi karena mereka tidak sekadar berkunjung ke Tanah Suci tapi juga beribadah," ucap Ketua MUI Jawa Barat, Miftah Faridl kala berbincang dengan detikTravel, Selasa (24/7/2012).

Tak ada waktu khusus untuk umrah karena bisa dilakukan setiap saat. Selama Anda sudah mendapat visa, maka sudah bisa berangkat ke Tanah Suci, demikian ujar Ustadz Miftah. Namun ada waktu terbaik untuk umrah yaitu saat bulan Ramadan. Ustadz Miftah mengatakan, umrah saat bulan Ramadan memiliki pahala yang sama besar seperti saat melakukan ibadah Haji.

Kata Ustadz Miftah, umrah terdiri dari tawaf, sa'i dan tahalul. Untuk menjalani umrah, hal pertama yang harus dilakukan adalah miqat. Miqat adalah tempat memakai ihram dan juga tempat berniat umrah. Saat miqat, pria harus sudah memakai pakaian khusus untuk umrah dan haji yang bernama ihram. Pria sudah tidak boleh memakai alas kaki yang menutup mata kaki, tidak memakai pakaian yang dijahit dan tanpa penutup kepala. Wanita sudah harus menutup aurat dan hanya boleh menampakkan telapak tangan dan wajah.

Miqat bisa dilakukan di Madinah yaitu Masjid Bir Ali atau di Makkah dan Jeddah mulai dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, ujar Ustadz Miftah. Selesai miqat, Anda langsung menuju Masjidil Haram dan melalukan salat tahiyatul masjid sebanyak 2 rakaat. Setelah salat, Anda bisa tawaf yaitu berkeliling Ka'bah sebanyak 7 kali.

Selesai tawaf, Anda bisa salat di Hijr Ismail, kawasan setengah lingkaran di depan Ka'bah. Saat salat di sana, pahala yang didapat akan sama seperti salat di dalam Ka'bah. Sa'i atau lari-lari di antara dua bukit menjadi kegiatan selanjutnya. Anda akan berjalan atau berlari kecil dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah sebanyak 7 kali.

Di putaran terakhir, Anda akan melakukan tahalul atau memotong rambut, ujar Ustadz Miftah. Anda akan memotong rambut di Bukit Marwah. Ada banyak tong sampah yang menjadi tempat pembuangan rambut di sana. Sebaiknya, Anda membawa gunting agar bisa langsung memotong rambut tanpa harus bingung meminjam gunting kepada orang lain. (sumber: http://travel.detik.com/read/2012/07/26/090950/1975103/1383/sebelum-umrah-kenali-dulu-tata-caranya?v771108bcj)
Rabu, 06 Maret 2013

ini dia Travel umroh tukang menelantarkan jemaah


Jemaah yang telantarREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus telantar calon jamaah umroh kembali terjadi. Setidaknya 841 calon jamaah umroh sempat telantar sejak penyelenggaraan ibadah umroh awal Februari lalu. Telantarnya calon jamaah umroh tersebut dikarenakan penyelenggara tidak melaksanakan kewajibannya.
Ada empat Penyelenggara Perjalannan Ibadah Umrah (PPIU) yang bermasalah dalam memberangkatkan calon jamaah umroh ini. Dari keempat PPIU tersebut tiga PPIU terbukti tidak memiliki izin untuk menyelenggarakan umrah.
Direktur Pembinaan Haji, Ahmad Kartono mengatakan, kasus telantarnya calon jamaah umrah terjadi bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia dan Arab Saudi.
Ketiga PPIU yang tidak memiliki izin tersebut adalah PT. Padang Arofah yang berdomisili di Jawa Timur. Calon jamaah umrah Padang Arofah telantar di Surabaya sebanyak 500 jamaah.
Juga ada PT Nuansa Inti Semesta membuat calon jamaah umroh telantar di Arab Saudi sebanyak 49 jamaah. Selain itu, juga ada PT Khalifah yang tidak memiliki izin menelantarkan calon jamaah umroh di Jakarta sebanyak 194 jamaah. 
Sedangkan yang memiliki izin resmi dari Kementerian Agama adalah PT Gema Arofah yang berdomisili di Jakarta. "Jamaah telantar di Kuala Lumpur disebabkan karena jadwal yang tidak pasti dan di Arab Saudi mendapat akomodasi tidak layak, jumlahnya 98 orang," kata Kartono saat jumpa pers di Kementerian Agama, Senin (4/3).
Kartono menambahkan, saat ini seluruh jamaah umroh sudah ditangani. Mereka sudah mendapatkan haknya untuk berangkat ke tanah suci. Menurut Kartono, persoalan mendasar dari telantarnya jamaah umroh ini adalah masalah jadwal pemberangkatan maupun kepulangan.
Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) akan memanggil penanggungjawab biro perjalanan yang bermasalah. "PPIU yang memiliki izin akan diberi sanksi sesuai ketentuan dalam perjanjian, sedangkan PPIU yang tidak memiliki izin akan dibawa ke penegak hukum," kata Kartono menambahkan. Kartono melanjutkan,

kemungkinan jamaah umroh telantar akan bertambah. Sebab, kasus yang terjadi saat ini baru awal dibukanya penyelenggaraan umroh. Namun, Ditjen PHU akan mengantisipasi kasus serupa terjadi dengan bekerjasama dengan pihak penegak hukum untuk mengawasi dan memberi sanksi tegas pada yang melangga anda titdak ingin telantar ? datar aja di travel haji umroh plus primasaidah trvel haji plus primasaidah adalah travel umroh di jakarta selatan yang sudah jelas memiliki ijin dari depag jika kurang percaya anda bisa cek langsung ke kemenag dengan atas nama PT happy prima ... 
Unknown info haji
Sabtu, 23 Februari 2013

BPIH Diharapkan bisa di tetapkan bulan april


bpih

Jakarta (Sinhat) -- Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau yang biasa
disebut BPIH diharapkan sudah bisa ditetapkan pada bulan April. Hal ini
disampaikan oleh Direktur Pelayanan Haji, Sri Ilham Lubis, ketika menerima kunjungan dari anggota Komisi C DPRD Kab. Tuban, Jawa Timur yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (20/02).

“Tahun ini, sudah disepakati dalam raker Kementerian Agama dengan Komisi VIII DPR RI  agar pembahasan BPIH dilakukan lebih awal,” tegas Sri.

Sehubungan itu, lanjut Sri, pembahasan BPIH di DPR sudah dilakukan sejak bulan Januari 2013. “Sekarang sedang disiapkan segala sesuatunya, termasuk pembahasan tentang komponen terbesar dalam BPIH, yaitu penerbangan yang mencapai 60%,” kata Sri.

Menurut Sri, alah satu upaya Kementerian Agama untuk mempercepat proses pembahasan BPIH adalah dengan mengirim tim penyewaan perumahan, transportasi, dan katering.  “Tim yang diberangkatkan sejak tanggal 17 Januari ini bertugas melakukan survei harga dan mendapatkan pemondokan yang lebih baik dan lebih dekat,” uajr Sri.

Namun demikian, Sri juga menjelaskan bahwa sekarang ini banyak sekali gedung di sekitar Masjidil Haram yang sudah, sedang, dan akan dibongkar untuk perluasan masjid. Sebagian besar di antaranya bahkan termasuk yang biasa ditempati oleh jamaah haji Indonesia. Sehubungan itu, tugas untuk mendapatkan pemondokan yang lebih dekat dan lebih baik merupakan tanggung jawab berat yang harus dilakukan oleh Tim.

“Mungkin pemondokan akan sedikit menjauh (dari Ka’bah), tapi tetap dekat dengan Masjidil Haram karena adanya perluasan. Sehubungan itu, harga sewa pemondokan pun semakin mahal,” kata Sri.

Agar harga sewa dapat dikendalikan, Menteri Agama, kata Sri, telah
mengirim surat kepada Gubernur Makkah untuk ikut mengatur harga sewa pemondokan di Makkah. “Kita tetap berusaha agar bisa memperoleh yang terbaik,” tutup Sri. (mkd)